Obat Kanker

obat kankerObat-obat antikanker juga dikenal sebagai agen-agen kemoterapeutik atau obat-obat antineoplastik, diperkenalkan untuk pengobatan kanker pada tahun 1940 an. Yang termasuk dalam obat-obatan antineoplastik pertama ini adalah estrogen untuk kanker prostat dan obat mustrad nitrogen, mekloretamin hirdoklorida (mustargen). Banyak dari obat-obatan anti kanker terdahulu seperti metotreksat 5-fluorourasil, 6-merkaptopurin dan siklofosfamid masih dierpgunakan sampai sekarang.

Sejak awal tahun 1970 an, semakin banyak obat antikanker yang dipasarkan dan protokol obat (rencana terperinci) dengan menggunakan kombinasi obat-obatan telah terbukti efektif dalam menyembuhkan lekemia tertentu dan penyakit hodgkin. Kini obat-obat antikanker diberikan dengan berbagai alasan, yaitu untuk menyembuhkan, mengendalikan dan mencegah. Kemoterapi dapat dipakai sebagai pengobatan tunggal untuk kanker atua bersama-sama dengan radiasi dan pembedahan.

Beberapa obat-obat antikanker bekerja pada tahap-tahap tertentu dari siklus sel. Untuk dapat memahami kerja dari obat-obat ini, perawat perlu mengetahui siklus sel. Obat-obatan antikanker dapat menghambat semua tahap atau hanya tahap tertentu dari siklus sel. Ada dua jenis obat-obatan antikanker, obat-obat yang nonspesifik terhdaap sikulus sel (NSSS) yang bekerja pada tahap mana saja dari siklus sel dan obat-obat yang spesifik terhadap siklus sel yang bekerja pada fase tertentu dari siklus sel. Obat-obat NSSS juga disebut sebagai tergantung pada siklus sel beker efektif melawan pertumbuhan yang cepat dari sel-sel kanker. Pada umumnya kelompok-kelompok obat–obat NSSS beberapa agen-agen alkilasi termasuk SSS adalah obat-obat alkilasi, antibiotik, anti tumor dan hormon-hormon. Yang termasuk dalam obat-obat SSS adalah antimetabolit dan alkaloid vinka.

Terapi obat untuk kanker yang didiagnosis dalam stadium dini akan lebih efektif dan mempunyai tingkat penyembuhan yang lebih tingg daripada unutk kanker yang didiagnosis dalam stadium lanjut. Tumor-tumor padat mempunyai persentase yang besar dari masa selnya pada tahap G0 sehingga tumor-tumor ini mempunyai fraksi pertumbuhan yang rendah dan kurang sensitif terhadap obat-obat antikanker. Pemberian obat-obat dengan dosis yang lebih tinggi akan menghasilkan efek tumorisidal (membunuh tumor) yang lebih baik.

Obat-obat antikanker menyebabkan timbulnya reaksi yang merugikan pada sel-sel yang normal bertumbuh dengan cepat seperti pada darah dan rambut. Obat-obat ini juga menyebabkan timbulnya gangguan pada saluran gastrointestinal, selaput lendir dan sistem reproduksi. Reaksi yang merugikan yang sering terjadi dari obat-obat antikanker terhadap sel-sel tubuh yang bertumbuh dengan cepat. Tindakan dan pertimbangan keperawatan tertentu juga diuraikan.


=====================================

>>> Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme) Membantu Menghambat Pertumbuhan Kanker/Tumor dan Memelihara Daya Tahan Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in obat kanker and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.